Energi Positif Telapak Tangan
Manusia adalah makhluk sosial yang
tidak bisa hidup tanpa manusia lainnya. manusia memiliki jiwa, akal, dan
pikiran yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. manusia merupakan
makhluk kesatuan utuh yang terdiri dari unsur biologis, psikologis, sosial, dan
spiritual.
Seluruh manusia pasti mengetahui
manfaat dari bagian tubuh yang telah diciptakan oleh tuhan yang maha esa
sesempurna ini. Khususnya telapak tangan. Tetapi apa energi positif selalu
hadir dimanapun manusia itu berada. Energi positif akan hadir ketika manusia
memiliki tingkat sensitifitas/kepekaan dalam suatu keadaan.
Saya sendiri sangat percaya jika
energi positif yang dimiliki telapak tangan mempunyai manfaat. diantaranya
dalam memberikan perasaan senang dan nyaman pada orang lain. Beberapa cara yang
dilakukan untuk menciptakan energi positif ialah
dengan menarik nafas dalam,
memiliki pikiran yang rileks dan tenang dan mencoba membuat lingkaran positif
dengan kedua tangan dan mulai memberi sentuhan telapak tangan tersebut pada
orang lain yang sedang gelisah. Lalu dapat dilakukam juga dengan yoga, selain
bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia itu sendiri, energi positif yang
mengalir pada kedua telapak tangan akan membawa kedamaian bagi orang lain yang
membutuhkan bantuan. Selain itu sentuhan seorang ibu pada anak yang baru
dilahirkan dan menangis. Ketika berada dalam pelukan dan sentuhan sang ibu anak
tersebut akan berhenti menangis. Kasus tersebut dipercayai kalau telapak tangan
memiliki energi positif nya sendiri.
Jangan sesekali berpikiran jahat
pada orang lain yang sedang membutuhkan bantuan, bila itu terjadi energi positif
yang ada dalam tubuh maupun telapak tangan dapat berubah menjadi energi
negatif. Percobaan yang dilakukan dalam penyembuhan penyakit diantaranya
penyembuhan sakit punggung, dengan meletakkan kedua telapak tangan dibagian
belakang leher dan menghilangkan ketegangan yang terjadi pada otak dan membiarkan
otak dan pikiran rileks.
Jadi energi positif yang berada
didalam tubuh manusia bukanlah hal mistik atau sekedar teori. Namun dapat
dibuktikan dengan berbagai percobaan, tergantung bagaimana manusia itu sendiri
bisa memanfaatkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar