BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kacang-kacangan
dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji kecipir, koro,
kelapa dan lain-lain merupakan bahan pangan sumber protein dan lemak nabati
yang sangat penting peranannya dalam kehidupan. Menurut Undang-Undang menyatakan kewajiban mewujudkan ketahanan
pangan adalah UU Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. UU tersebut menjelaskan
konsep ketahanan pangan, komponen, serta para pihak yang harus berperan dalam
mewujudkan ketahanan pangan. Salah satunya adalah susu kedelai. Susu kedelai
akan sangat bermanfaat bagi kesehatan karena kedelai mengandung protein 35 %
bahkan pada keadaan unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % - 43 %.
Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong, kacang hijau, dan telur
ayam.
Penulis
mengambil judul ini guna membantu masyarakat dalam mendapatkan protein, untuk
memperoleh kesehatan tubuh. Mendapat gambaran mengenai proses pengolahan kacang
kedelai menjadi susu, dan agar masyarakat mau dan tertarik untuk mengkonsumsi
susu kedelai, penulis akan membahas sedikit mengenai proses mengubah kacang
kedelai menjadi susu, proses pengolahan ini akan menjadi sangat sederhana. Juga
mengetahui seberapa besar manfaat susu kedelai bagi kesehatan.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana
proses pengolahan kacang kedelai menjadi susu ?
2. Bagaimana
manfaat susu kedelai bagi kesehatan ?
3. Berapa
besar pengaruh susu kedelai bagi kesehatan ?
C. Tujuan
Disusunnya
laporan pengamatan ini mempunyai tujuan, yaitu :
1. Memberikan
informasi kepada masyarakat cara membuat susu kedelai
2. Memberikan
gambaran kepada masyarakat manfaat susu kedelai dibanding susu sapi
3. Agar
masyarakat tertarik mengkonsumsi susu kedelai
D. Sistematika penulisan
Bab
1 Pendahuluan, di dalamnya memuat mengenai latar belakang, rumusan masalah,
tujuan, dan sistematika penulisan.
Bab
2 Landasan Teori di dalamnya memaparkan asal usul kacang kedelai, budi daya kacang
kedelai, Manfaat Pangan yang
terbuat dari kacang
kedelai, dan proses sederhana mengubah kacang kedelai menajdi susu.
Bab
3 Metodologi Pengamatan di dalamnya menjabarkan waktu pengamatan, objek yang
diamati, metode pengamatan, dan teknik pengamatan.
Bab
4 Hasil Pengamatan di dalamnya menjelaskan deskripsi informasi pengamatan,
deskripsi temuan pengamatan, dan penafsiran hasil pengamatan.
Bab
5 berisi tentang penutup di dalamnya hanya memuat kesimpulan.