Sabtu, 01 Februari 2014

MANFAAT SUSU KEDELAI BAGI KESEHATAN TUBUH



BAB I
PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang
Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji kecipir, koro, kelapa dan lain-lain merupakan bahan pangan sumber protein dan lemak nabati yang sangat penting peranannya dalam kehidupan. Menurut Undang-Undang  menyatakan kewajiban mewujudkan ketahanan pangan adalah UU Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. UU tersebut menjelaskan konsep ketahanan pangan, komponen, serta para pihak yang harus berperan dalam mewujudkan ketahanan pangan. Salah satunya adalah susu kedelai. Susu kedelai akan sangat bermanfaat bagi kesehatan karena kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada keadaan unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % - 43 %. Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong, kacang hijau, dan telur ayam.
Penulis mengambil judul ini guna membantu masyarakat dalam mendapatkan protein, untuk memperoleh kesehatan tubuh. Mendapat gambaran mengenai proses pengolahan kacang kedelai menjadi susu, dan agar masyarakat mau dan tertarik untuk mengkonsumsi susu kedelai, penulis akan membahas sedikit mengenai proses mengubah kacang kedelai menjadi susu, proses pengolahan ini akan menjadi sangat sederhana. Juga mengetahui seberapa besar manfaat susu kedelai bagi kesehatan.
B.   Rumusan Masalah
1.      Bagaimana proses pengolahan kacang kedelai menjadi susu ?
2.      Bagaimana manfaat susu kedelai bagi kesehatan ?
3.      Berapa besar pengaruh susu kedelai bagi kesehatan ?

C.   Tujuan
Disusunnya laporan pengamatan ini mempunyai tujuan, yaitu :
1.      Memberikan informasi kepada masyarakat cara membuat susu kedelai
2.      Memberikan gambaran kepada masyarakat manfaat susu kedelai dibanding susu sapi
3.      Agar masyarakat tertarik mengkonsumsi susu kedelai
                                                                                            
D.   Sistematika penulisan
Bab 1 Pendahuluan, di dalamnya memuat mengenai latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan sistematika penulisan.
Bab 2 Landasan Teori di dalamnya memaparkan asal usul kacang kedelai, budi daya kacang kedelai, Manfaat Pangan yang terbuat dari kacang kedelai, dan proses sederhana mengubah kacang kedelai menajdi susu.
Bab 3 Metodologi Pengamatan di dalamnya menjabarkan waktu pengamatan, objek yang diamati, metode pengamatan, dan teknik pengamatan.
Bab 4 Hasil Pengamatan di dalamnya menjelaskan deskripsi informasi pengamatan, deskripsi temuan pengamatan, dan penafsiran hasil pengamatan.
Bab 5 berisi tentang penutup di dalamnya hanya memuat kesimpulan.

BAB II
LANDASAN TEORI

A.   Asal-usul kacang kedelai
Kacang kedelai berbentuk mungil. Kacang tersebut memiliki pengaruh yang amat besar bagi kesehatan. Pada tahun 1996, terdapat 33 juta hektar lahan kacang kedelai yang menghasilkan lebih dari 70 juta ton  dalam 1 tahun di Amerika Serikat sendiri. Dalam skala internasional, kacang kedelai diolah menjadi lebih dari setengah produksi minyak kelapa, yang membuat kacang kedelai salah satu komoditas terpenting dunia.  Kacang kedelai memiliki sejarah yang sangat panjang- beberapa sumber mengatakan kacang kedelai pertama ditanam di Cina daratan pada tahun 3000 sebelum masehi.  Kacang kedelai diimpor ke Eropa pada abad ke 16, tetapi gagal untuk dibudidayakan di Eropa karena perbedaan  iklim dan tanah. Hari ini, banyak orang telah beralih ke tahu dan produk yang berkaitan dengan tahu (termasuk minuman kacang kedelai), bukan untuk melindungi lingkungan, tetapi untuk kesehatan diri sendiri. Produk yang berkaitan dengan kacang kedelai merupakan makanan tambahan yang terjangkau.

B.   Budidaya kacang kedelai
Kedelai dibudidayakan di lahan sawah maupun lahan kering (ladang). Penanaman biasanya dilakukan pada akhir musim penghujan, setelah panen padi. Pengerjaan tanah biasanya minimal. Biji dimasukkan langsung pada lubang-lubang yang dibuat. Biasanya berjarak 20-30cm. Pemupukan dasar nitrogen dan fosfat diperlukan, namun setelah tanaman tumbuh penambahan nitrogen tidak memberikan keuntungan apa pun. Lahan yang belum pernah ditanami kedelai dianjurkan diberi "starter" bakteri pengikat nitrogen Bradyrhizobium japonicum untuk membantu pertumbuhan tanaman. Penugalan tanah dilakukan pada saat tanaman remaja (fase vegetatif awal), sekaligus sebagai pembersihan dari gulma dan tahap pemupukan fosfat kedua. Menjelang berbunga pemupukan kalium dianjurkan walaupun banyak petani yang mengabaikan untuk menghemat biaya.

C.   Manfaat Pangan yang terbuat dari Kacang Kedelai
Kacang kedelai bukanlah lagi nama yang asing bagi sebagian orang, apa lagi banyak jenis pangan yang terbuat dari kacang kedelai, seperti tempe dan tahu, kecap, dan oncom tentunya makanan yang satu ini sudah banyak dikonsumsi, karena harganya yang tentu ekonomis serta banyaknya gizi yang terkandung di makanan tersebut. Kita sangat mudah untuk mendapatkan makanan tersebut, hampir disetiap tempat makan di Indonesia pasti kita menjumpai makanan tersebut. Apalagi tempe dan tahu sangat nikmat sekali jika dijadikan lauk untuk makan karena jenis makanan ini bisa dijadikan berbagai macam masakan seperti digoreng, disayur, dipepes atau dikecapin.
      Selain bernilai gizi tinggi ternyata kedelai mempunyai banyak efek menguntungkan bagi kesehatan jika dikonsumsi karena kacang kedelai tidak mengandung kolesterol dan makanan dari kedelai juga bebas laktosa, yang sangat cocok bagi konsumen yang menderita lactose intolerant. Kedelai juga mengandung protein yang mudah dicerna dan mempunyai nilai Protein Efisiensi Rasio yang dapat disejajarkan dengan protein hewani. Kacang kedelai juga kaya akan vitamin (vitamin A, E, K, dan beberapa jenis vitamin B) dan mineral (K, Fe, Zn dan P). Beberapa produk dari kedelai utuh juga merupakan sumber serat makanan yang baik.

D.   Proses sederhana mengubah kacang kedelai menajdi susu
Bahan:
1.      Kacang Kedelai – 1/2 kg.
2.      Vanili – 1 bungkus untuk 1/2 kg kedelai.
3.      Gula pasir sesuai selera.
4.      Garam  sesuai selera.

Alat:
1.      Kompor
2.      Blender
3.      Panci
4.      Penyaring atau kain tipis yang bersih
Cara:
1.      Cuci bersih kedelai dengan air yang mengalir hingga benar-benar bersih
2.      Selanjutnya rebus kedelai sekitar 15 menit
3.      Angkat kedelai dan rendam dengan air bersih sekitar 10-12 jam agar kedelai melunak dan kulit arinya mudah terkelupas.
4.      Setelah itu cuci kembali kedelai dengan air bersih sambil diremas-remas agar kulit ari terkelupas.
5.      Jika sudah selesai kedelai bisa di blender, saat memblender bisa diberi air secukupnya.
6.      Setelah kedelai halus, maka campurlah dengan air mendidih secukupnya dan saring menggunakan saringan atau kain bersih untuk memisahkan ampas.
7.      Susu kedelai anda sudah jadi, namun masih harus direbus lagi hingga benar-benar mendidih. Tujuanya adalah untuk mensterilkannya dari mikroba, bakteri dan juga menghilangkan bau dari kedelai.
8.      Setelah mendidih maka kecilkan api dan aduk aduk susu kedelai selama kurang lebih 15 menit. Tujuanya agar sari sari kedelai tidak mengendap serta membuat susu kedelai lebih tahan lama.
9.      Setelah itu anda bisa menambahkan gula dan sedikit garam sesuai dengan selera. Jangan lupa masukan juga vanili agar aromanya semakin lezat.
10.  Minuman ini cocok disajikan selagi hangat maupun di dingankan dulu di kulkas.
  
BAB III
METODOLOGI PENGAMATAN

A.     Waktu pengamatan
a.    Waktu
Penulis melakukan pengamatan dari tanggal 21 januari sampai 24 januari 2014, waktu tersebut penulis rasa sudah cukup dalam melakukan pengamatan. Pada hari pertama penulis melakukan perkenalan pada objek yang terlibat serta meminta izin pada objek-objek yang terlibat dalam pengamatan ini. Pada hari kedua penulis mulai melakukan pengamatan pada objek yang telah meminum susu kedelai. Pada hari ketiga penulis menemukan masalah saat turun kelapangan, lalu pada hari keempat penulis bisa mengambil kesimpulan dari masing-masing objek dalam pengamatan ini.
b.    Tempat
Penulis melakukan pengamatan ini disekitar lingkungan tempat tinggal, guna membantu masyarakat dalam memperoleh protein dengan mudah, dan untuk memberikan informasi pada masyarakat mengenai manfaat susu kedelai bagi masyarakat.

B.      Objek yang diamati
Yang menjadi objek, penulis ambil dari lingkungan sekitar tempat tinggal. Penulis melakukan pengamatan pada tiga objek yaitu, Ibu A, Ibu B, dan Saudari C. Masing-masing objek memiliki pendapat yang berbeda mengenai manfaat susu kedelai bagi kesehatan yaitu Ibu A berkata setelah meminum susu kedelai secara berkala penyakit migrannya tidak terjadi lagi pada hari itu, sedangkan Ibu B berkata dengan meminum susu kedelai secara berkala tekanan darahnya normal dan dan ia tidak merasa pusing, lalu Saudari C berkata dengan meminum susu kedelai secara berkala ia tidak mudah merasa lelah setelah beraktivitas.
     Jadi susu kedelai memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi setiap orang yang memiliki penyakit pada kesehatan serta akan membuat tubuh tidak mudah lelah.

C.     Metode pengamatan
Metode yang dilakukan penulis adalah observasi lapangan, dilakukannya metode observasi lapangan guna membantu masyarakat dalam mendapatnya informasi sesuai fakta yang ada dan tidak mengada-ada, penulis juga melakukan metode wawancara pada objek untuk mendapatkan kesan dan pesan lebih mengenai manfaat susu kedelai bagi kesehatan. Selain metode observasi lapangan dan wawancara penulis juga menggunakan study kepustakaan dalam membantu penyusunan laporan pengamatan ini.

D.     Teknik pengamatan
 Teknik dalam pembuatan laporan pengamatan ini penulis lakukan pengumpulan data dan membandingkan hasil data yang ditemukan saat dilapangan. Penulis melakukan perbandingan antara objek yang satu dengan yang lainnya secara kooperatif. Masing-masing objek memiliki pendapat yang berbeda mengenai manfaat susu kedelai bagi kesehatan yaitu Ibu A berkata setelah meminum susu kedelai secara berkala penyakit migrannya tidak terjadi lagi pada hari itu, sedangkan Ibu B berkata dengan meminum susu kedelai secara berkala tekanan darahnya normal dan dan ia tidak merasa pusing, lalu Saudari C berkata dengan meminum susu kedelai secara berkala ia tidak mudah merasa lelah setelah beraktivitas.

BAB IV
   HASIL PENGAMATAN

A.   Deskripsi Informasi Pengamatan
Penulis mendapatkan banyak informasi saat melakukan pengamatan dilapangan, juga mendapat kesulitan dalam turun langsung kelapangan. Banyaknya masyarakat yang tidak peduli mengenai arti peting kebutuhan protein dalam tubuh. Masyarakat hanya tahu jika ingin memperoleh protein mereka hanya memakan daging dan sayur-sayuran. Jika dilihat dari segi ekonomi hanya beberapa masyarakat yang mampu membeli daging dalam setiap minggunya, sisanya hanya mengkonsumsi sayur-sayuran. Maka dari itu penulis mulai memberi informasi mengenai manfaat susu kedelai bagi kesehatan tubuh. Masyarakat pun sadar dan mulai mencoba untuk meminum susu kedelai yang sangat mudah didapat juga tidak membutuhkan biaya yang besar.

B.   Deskripsi Temuan Pengamatan
Penulis menemukan temuan yang berupa objek memiliki pendapat yang beragam diantaranya susu kedelai dapat membuat tubuh merasa segar, mencegah penyakit migran dan tekanan darah tinggi jika diminum secara berkala. Masyarakatjuga berkata rasa dari susu kedelai sangat aneh karena mereka tidak terbiasa meminumnya. Dengan melakukan pengamatan ini masyarakat mulai tertarik untuk meminum susu kedelai secara berkala karena kemudahan untuk mendapatkan dan membuatnya sendiri, juga masyarakat mengetahui manfaat susu kedelai bagi kesehatan sangat beragam.

C.   Penafsiran Hasil Pengamatan
Penulis mendapat informasi dan temuan yang beragam dalam melakukan pengamatan ini. Hasil pengamatan ini penulis peroleh dengan kenyataan yang ada saat dilapangan tidak direkayasa, dan pengamatan yang penulis lakukan dapat membuat masyarakat tertarik dan mau untuk mengkonsumsi susu kedelai. Manfaat yang besar untuk tubuh tanpa mengeluarkan biaya yang besar membuat masyarakat sadar akan kebutuhan protein dalam tubuhnya dan mencegah berbagai masalah penyakit pada kesehatan tubuhnya.

BAB V
KESIMPULAN
Kacang Kedelai dibudidayakan di lahan sawah maupun lahan kering (ladang). Penanaman biasanya dilakukan pada akhir musim penghujan, setelah panen padi. Pengerjaan tanah biasanya minimal, biji dimasukkan langsung pada lubang-lubang yang dibuat, biasanya berjarak 20-30cm. Kacang kedelai sangat mudah diperoleh dan memiliki manfaat yang besar untuk tubuh, diantarnya diolah menjadi pangan seperti tempe, tahu, oncom, dan diolah menjadi susu yang sangat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh. Susu kedelai juga memberikan protein bagi tubuh yang besarnya sama seperti mengkonsumsi daging. Maka dari itu pengamatan mengenai manfaat susu kedelai bagi kesehatan ini sangat memberikan banyak pengetahuan baru juga informasi bagi masyarakat sehingga masyarakat mulai tertarik dan mau meminum susu kedelai yang berasal dari kacang-kacangan yang mungil ini.




.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar